Cara buat Target hidup di tahun 2019

Cara buat Target hidup di tahun 2019

CARA MEMBUAT TARGET HIDUP YANG BAIK DI TAHUN 2019

================================================================================

Diawal tahun identik dengan membuat perencanaan baru untuk 1 tahun kedepan. Dan kebanyakan orang mulai rencana apa saja yang akan dikerjakan dan diselesainkan di tahun baru ini. Atau bahkan banyak diantara kita malah menyelesaikan target tahun kemarin yang belum tercapai hehe.

Entah itu apa namanya, tapi namanya target tahunan itu wajib ada agar kita lebih terarah untuk menjalani hari demi hari. Karena secara tidak sadar jika kita ga punya perencanaan yang baik sama aja kita akan membuang waktu kita secara sia-sia. Kan sayang banget ya haha..

Sekedar tips buat kamu para kaula muda yang ingin lebih produktif di tahunh 2019 ini,

  1. Buat set goal kamu untuk 1 tahun kedepan, dan pastikan itu sesuai dengan apa yang sedang kamu kerjakan.
  2. Buat goals mu tadi sangat spesifik dan rinci dan jika impianmu besar, buatlah sesederhana mungkin,, misal kamu pengen punya tabungan 100juta, kan itu besar banget ya? nah sederhanakan menjadi pecahan pecahan kecil (100juta dibagi 12bulan = 8.333.333/bulan. Nah setelah itu dipecah lagi dalam harian) Kenapa harus gitu ?? biar kamu merasa ringan untuk mencapainya. SImpel kan ?
  3. Berikan hadiah dan hukuman kalau kamu mencapai goals mu atau ga mencapai goalmu.
  4. Dan yang paling penting, selalu libatkan Keluarga terdekatmu untuk mencapai goalsmu.

Tentukan Dalam Hal Apa Anda Ingin Memperbaiki Diri

Langkah pertama adalah menentukan dalam hal apa saja Anda ingin memperbaiki diri.

Jika Anda blank dengan hal-hal tersebut, berikut ini 10 bidang kehidupan yang bisa Anda pilih.

  • Spiritual (hubungan Anda dengan Tuhan)
  • Intelektual (pengetahuan Anda)
  • Emosional (kesehatan psikologis Anda)
  • Fisikal (kesehatan fisik Anda)
  • Marital (pasangan Anda: suami, istri, atau pacar)
  • Parental (anak Anda, jika punya)
  • Sosial (teman atau kolega)
  • Vokasional (profesi Anda)
  • Avokasional (hobi Anda)
  • Finansial (keuangan pribadi atau keluarga)

Berapa bidang yang harus dipilih? Tidak ada jawaban benarnya. Bergantung pada situasi dan kondisi Anda.

Dalam kasus saya, untuk 2019 ini, saya menentukan target di bidang Spiritual, Intelektual, Fisikal, Vokasional dan Finansial. Kalau kamu apa ??

Tulis Target Anda

Setelah memilih bidang kehidupan, tulis target hidup Anda.

Selain supaya tidak lupa, manfaat lain menuliskan target adalah:

  • Mendorong Anda untuk memperjelas apa yang Anda inginkan
  • Menyaring hal-hal lain yang berpotensi sebagai gangguan
  • Memungkinkan Anda untuk melihat dan merayakan kemajuan (progress)

Tentu saja, banyak orang yang menuliskan target pribadinya juga. Namun, tidak sedikit dari mereka yang menuliskannya dengan salah.

Agar tidak seperti mereka, Anda mesti menuliskannya secara efektif. Bagaimana caranya?

Ikuti apa yang disarankan Michael Hyatt. Dalam bukunya Your Best Year Ever, salah satu penulis buku favorit saya tersebut menyatakan bahwa target yang baik punya ciri SMARTER, yaitu:

  • Spesific (Spesifik) – Contoh target tidak spesifik: menulis buku. Buku apa yang akan ditulis? Sementara itu, contoh target spesifik adalah menulis buku Great Content Blueprint.
  • Measurable (Terukur) – Punya kriteria yang dapat diukur. Contoh target yang tidak terukur adalah meningkatkan list database, sedangkan yang terukur adalah meningkatkan list database sebesar 50%.
  • Actionable (Dimulai kata kerja) – Contoh target yang tidak actionable adalah konsisten buat funneling dan sharing di semua channel database. Sementara yang actionable adalah menulis dua artikel dalam seminggu.
  • Risky (Menantang) – Berada di luar zona nyaman. Contoh target yang menantang adalah resign dari tempat kerja.
  • Time-keyed (Terkunci waktu) – Bisa berupa tenggat waktu, frekuensi, atau pemicu waktu. Contoh target yang tidak terkunci waktu adalah banyak membaca. Di sisi lain, target yang terkunci waktu adalah membaca dua buku per bulan.
  • Exciting (Menginspirasi) – Tidak membosankan alias membuat Anda termotivasi untuk meraihnya.
  • Relevant (Relevan) – Misalnya, kalau target saya tahun ini adalah kuliah S2 Kimia, itu tidak relevan ya karena S1 aja aku ga lulus wkwkwkwk

Anda bisa menuliskan target di buku catatan, ponsel, atau laptop.

Kalau saya, saya menulis target pribadi di MS Word. Setelah itu saya cetak dan tempel di depan meja kerja saya supaya gampang saya lihat.